Oh.. ternyata masih ada
09:48Hari ini, tepatnya tadi siang aku berada di suatu tempat. Di situ aku berkumpul dengan teman2 satu iman untuk melakukan kegiatan yg aku sebut "5w + 1 h".
Berkumpul dengan orang asing bukanlah hobiku. Apalagi jika harus menunggu. Menunggu adalah hal yg menyebalkan. Ya, aku sdng menunggu namaku di panggil. Dan itu cukup membosankan.
Berkali kali ku lihat tlpn pintarku lalu ku taruh kembali. Ya.. nasib seorang jomblo memang mengenaskan. Mencari keramaian di handphone yang sepi.
Demi memecah kesepian itu aku putuskan membuka instagram. Ku mulai dari bagian histori. Aku scroll terus sampai kutemukan foto seorang teman. Hmm naluri perempuanku mulai bereaksi. Kuputuskan untuk "mengintip" sedikit akunnya. Dan sembari jempolku menggerakkan layar handphone, tiba2 kutemukan sebuah foto. Foto yg d dlmnya ada potret seseorang yg aku kenal.
Dia. Yang kulihat adalah foto Dia di jaman bahula. Dimana penampilanny masih sangar bak vokalis band indie ibukota. Cukup lama kupandangi foto itu. Tiba2 kusimpulkan sebuah senyum pada foto itu. Lalu kurasakan sesuatu yg aneh d dada. Like a butterflies dancing in my chest.
Haha aku kira perasaan lawas itu sdh hilang seiring berjalanny waktu yg bnyk d buang oleh Dia. Bagaikan gelandangan yg mengais2 sampah berharga. Tp ternyata aku msh ada perasaan merindu. Namun aku rindu sosokny yg lawas. Yg gk banyak gaya dn gk bnyk tebar pesona. Rindu dia bersama teman2nya yg lawas. Yg kemana2 selalu dtng satu kompeni. Bukan teman2nya skrng yg kekinian.
Tapi... aku bkn siapa2 yg berhak mengatur semuanya. We all free and so do i.

0 comments