catatan kecil

09:20

Sudah tidak tahan. Sudah tidak tahu harus bagaimana untuk menahannya. Akhirnya semuanya tumpah. Tidak lama. Hanya beberapa menit. Namun berarti. Seakan semua yang tertahan keluar begitu saja seperti memuntahkan muntahan saat masuk angin. Tidak lega tapi mendingan.

Iya, malam ini telah melihat (lebih tepatnya) kenyataan yang seketika membuat mood langsung down. Awalnya tidak bisa mengeluarkan "permata" itu. Hanya terasa sesak di dada. Hanya bisa pasrah. 

Entah kenapa akhir - akhir ini banyak sekali hal yang setitik menjadi hal yang sebukit dan menimbulkan yang namanya masalah. masalah internal lebih tepatnya. Kalau anak sekarang bilangnya baper. Bisa di bilang seperti itu. Bukan masalah cinta. Tapi itu juga salah satunya. Tapi ada masalah yang lebih besar. Disini keadaannya sedang terjebak dengan segudang kegiatan di kampus. Ada yang ikhlas menjalaninya, ada yang menjadi sebuah keharusan, ada yang seakan "terjebak". Yang awalnya "terjebak" menjadi ringan karena keberadaan orang yang di kenal tapi malah harus tegar mendengar bahwa takdirnya memang harus sendirian di situ. Bukan "aku" namanya kalau meninggalkan tanggung jawab. Karena pendirian itu yang membuatku semakin yakin kalau aku memang akan terjebak.

Hanya bisa berserah pada Tuhan. Yakin Tuhan akan menguatkan umatnya yang mau berusaha dan tidak pantang menyerah.



-writer-

You Might Also Like

0 comments

Popular Posts

Like us on Facebook

Flickr Images